Halteng dan Taliabu Masuk Zona Hijau COVID-19 di Malut

  • Whatsapp
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Malut, dr Rosita Alkatiri
banner 468x60

Dinas Kesehatan Maluku Utara menyebut, Kabupaten Halmahera Tengah dan Pulau Taliabu masuk zona hijau berdasarkan resiko daerah melalui indicator-indikator kesehatan masyarakat menggunakan skorsing dan pembobotan digunakannya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Malut, dr Rosita Alkatiri melalui release (8/11) menyatakan, sesuai indicator penurunan jumlah kasus suspek pada minggu terakhir, ditetapkan Kabupaten Halmahera Tengah dan Pulau Taliabu masuk zona hijau COVID-19.

Sehingga, untuk kabupaten/kota di Malut yang tercatat masuk zona kuning ada delapan kabupaten/kota diantaranya Kabupaten Kepulauan Sula, Halmahera Barat, Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Pulau Morotai, Halmahera Selatan, Halmahera Utara dan Halmahera Timur yang baru masuk kategori rendah atau zona kuning.

Selain itu, hingga hari ini empat kabupaten/kota di Malut nol kasus, karena tidak mengoleksi pasien kasus aktif COVID-19 dirawat di RSU dan menjalani isolasi secara mandiri diantaranya Kepulauan Sula, Halmahera Timur, Pulau Morotai, Pulau Taliabu dan Kota Ternate.

Kendati lima kabupaten/kota di Malut yang sampai saat ini belum memiliki kasus aktif COVID-19,namun hingga kini delapan kabupaten/kota masih masuk zona kuning.

Dia menyatakan, berdasarkan laporan harian Dinas Kesehatan Malut untuk jumlah keseluruhan untuk jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 per 7 November 2021 sebanyak 12.089 orang, kasus sembuh 11.723 orang, meninggal dunia 303 orang, kasus aktif saat ini turun dan tercatat 63 orang.

Untuk pasien COVID-19 menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) 10 kabupaten/kota di Malut mengalami penurunan dan saat ini hanya 5 orang yakni Halmahera Barat 3 orang dan Halmahera Selatan 1 orang

“Pasien menjalani perawatan di RSU sebanyak 5 orang yakni di Halmahera Barat 3 orang, Halmahera Utara 2 orang

Selain itu, angka kasus aktif pasien positif COVID-19 juga alami penurunan dan saat ini berjumlah 63 orang dan tertinggi di Kabupaten Halmahera Uara 36 orang, Halmahera Selatan 11 orang, Halmahera Barat 10 orang, Halmahera Tengah 5 orang dan Tidore Kepulauan Tidore Kepulauan 1 orang.

Menurut Rosita, untuk angka pasien COVID-19 menjalani isolasi mandiri terus alami penurunan dan saat ini mencapai 56 orang, terbanyak di Halmahera Utara 34 orang, Halmahera Selatan 11 orang, Halmahera Barat 7 orang, Halmahera Tengah 5 orang dan Tidore Kepulauan 1 orang.

Dinkes juga mencatat, untuk hasil rekapitulasi pelaksanaan vaksin COVID-19 di 182 fasilitas kesehatan untuk SDM kesehatan tahap I sebanyak 12.611 orang, lansia 11.445 orang dan pelayanan public sebanyak 95.099 orang, serta untuk sasaran remaja usia 12 hingga 17 tahun telah mencapai 37.757 orang atau 25,9 persen. (ant)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *