PKB Sikapi Pelantikan Pejabat Eselon III di Pemkot Ternate

  • Whatsapp
banner 468x60

TERNATE- Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Maluku Utara, Salahudin Adrias menyikapi polemik yang terjadi, terkait dengan proses pelantikan pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kota Ternate, apakah Wakil Wali Kota Tenate, Jasri Usman, dilibatkan atau tidak.

Pasalnya, saat pelantikan, Senin (15/11/2021), Jasri Usman yang juga sebagai Ketua DPW PKB Malut masih berada di Sanana, dalam rangka membuka Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kabupaten Kepulauan Sula.

“Setelah saya konfirmasi langsung kepada Ketua DPW PKB Malut, Jasri Usman yang juga sebagai Wakil Wali Kota Ternate, ternyata dalam proses pelantikan kemarin, Jasri Usman tidak dilibatkan dalam proses pelantikan pejabat eselon III,” kata Salahudin Adrias seperti dilabsir cerminmalut, Selasa (16/11/2021) malam.

Menurut Salahudin, yang juga mantan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan itu, ternyata ada kesepakatan atau kontrak politik yang dibuat saat proses pemilihan Wali Kota Ternate lalu, yakni segala kebijakan yang diambil itu, presentasinya 60 persen dan 40 persen dalam kabinet TULUS maupun dalam kebijakan lainnya.

“Disini saya melihat bukan angka 60 dan 40, tapi dilibatkan atau tidak ?, ternyata beliau (Wawali Ternate) tidak dilibatkan,” katanya.

Untuk itu, sebagai Ketua Dewan Syuro PKB Malut, akan meminta kepada DPW PKB Malut maupun DPC PKB Kota Ternate untuk mempertanyakan masalah ini kepada wali kota, karena PKB mempunyai tanggung jawab moril keutuhan dan keberlangsungan pemerintahan saat ini.

Dirinya sadar bahwa dalam roda pemerintahan, sandarannya peraturan dan perundangan yang berlaku, terutama terkait dengan tugas dan tangung jawabn serta kewenangan wali kota dan wakil wali kota.

Namun, yang disoroti disini katanya, moralitas pemimpin, ketika telah membuat perjanjian atau kesepakatan. Dalam kesepakatan yang ditandatangani tersebut, ditandatangani bersama oleh kedua pihak, dalam hal ini Wali Kota Tauhid Soleman, Wakil Waali Kota, Jasri Usman dan disaksikan oleh Muhajirin Bailusy (PKB) dan Jasman Abubakar (Nasdem).

“Perjanjian ini saya ketahui setelah saya mengkonfirmasi langusng dengan Ketua DPW PKB Malut Jasri Usman yang juga sebagai Wakil Wali Kota Ternate,” katanya.

Seraya meminta kepada DPW PKB Malut dan DPC PKB Kota Ternate untuk mempertanyakan masalah ini kepada wali kota, sehingga langkah apa yg diambuil kedepannya, tergantung pada sikap wali kota dalam menyikapi polemik dan realisasi perjanjian itu sendiri.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, dalam proses pelantikan 102 pejabat eselon III, Senin (15/11/2021), ternyata hanya dua orang saja yang diakomodir dalam pelantikan.

Bahkan, dari dua orang tersebut, satu orang tidak dikenal oleh Wakil Wali Kota Ternate, Jasri Usman. (red)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *